Monday, April 19, 2010

Hubungan yang berhasil

Yehezekiel 36:27-28 “Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.”

Melayani adalah satu ketetapan yang Tuhan amanah dan amanat kan kepada kita. Melayani juga merupakan satu kesempatan apabila kita sudah dipenuhi oleh Roh Tuhan. Melayani diibaratkan bagaimana reaksi kita terhadap KASIH Tuhan itu.

Jelas sekali dalam Yehezekiel ini mengatakan bahawa, kita akan tetap berpegang kepada peraturan-peraturan dan melakukannya apabila Roh Tuhan diberikan kepada kita. Apakah ketetapan Tuhan itu? Ketetapan Tuhan adalah, Mat 28:19 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku…”, juga dalam Kisah Para Rasul 1:8, “dan kamu akan menjadi saksi-Ku…..sampai ke ujung bumi.”

Persoalannya, adakah kita yang dikatakan menerima Tuhan sebagai Juruselamat dan adakah kita yang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus sekarang ini menjadi saksi atau melayani? Melayani seperti dalam Yehezekiel adalah satu ketetapan Tuhan kepada kita. Maka, setiap kita sudah dipenuhi dan diurapi oleh Roh Tuhan, harus melayani. Tetapi apakah pelayanan saya? Saudara-saudari, Tuhan tidak pernah melimitasikan pelayanan itu. Pelayanan yang sering kita maksudkan adalah pelayanan di dalam gereja. Tetapi, bagaimanakah apabila di luar gereja? Pelayanan merupakan satu bidang yang luas. Memberikan minuman, membrikan pakaian kepada orang yang tidak berkecukupan dan membantu dalam kewangan juga merupakan pelayanan. Pelayanan itu meluas, dan dengan melakukan pelayanan sebegini, kita menjadi utusan-utusan Kristus (2 Kor 5:20). Ingat, pekerjaan kita juga merupakan satu pelayanan dimana kita dapat menyatakan kesaksian hidup kita kepada teman yang lain serta prestasi yang baik!

Dalam pekerjaan kita, jika kita meletakkan Roh Tuhan bersama kita, maka kita akan diberkati. Apakah ayat sokongannya? Rujuk kepada Yehezekiel 36:28, “Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu”. Dalam English dikatakan “promise land” dan “promise land” ini boleh diibaratkan sebagai keberhasilan dalam apa yang kita lakukan atau sedang kita miliki. Apabila Tuhan menjadi Tuan diatas segala yang kita lakukan, apa yang dia janjikan kepada kita, akan dia genapi!

Persoalannya, adakah Tuhan itu Tuan dalam hidup, perkerjaan, pelayanan, atau pergaulan kita? Banyak yang akan mengatakan, Tuhan saya sudah lama melayani, tapi kenapa saya masih tidak diberkati banyak seperti “dia”? Tuhan saya sudah melayani, semua usaha untuk membangunkan pelayanan, mendapat pekerjaan yang baik, gaji yang lumayan dan hubungan yang baik tidak pernah berhasil. Persoalannya lagi, adakah kita meletakkan Tuhan sebagai focus dalam apa yang kita lakukan? Dia menjanjikan keberhasilan itu di setiap “promise land” kita KALAU Tuhan itu menjadi Tuhan atau Tuan kepada apa yang kita lakukan.

Maka, untuk memiliki keberhasilan itu dalam apa jua bidang kita, biarlah kita melakukannya dengan ketetapan Tuhan, iaitu dipenuhi oleh Roh Tuhan dan menjadikan Dia sebagai Tuhan dan Tuan dalam apa yang kita lakukan!

God Bless You!

0 comments: